NOTHING LASTS FOREVER
Dalam hidup semua manusia akan merasakan yang namanya pertemuan dan perpisahan. Pertemuan adalah suatu hal yang bisa jadi titik awal kita bertemu dengan seseorang yang belum dikenal dan berkesan menyenangkan. Sedangkan perpisahan adalah akhir dari suatu hubungan dimana kita akan jadi tidak bertemu dengan seseorang, baik sementara ataupun selamanya.
Perpisahan dimanapun pasti berkesan menyedihkan. Sementara atau selamanya dua-duanya akan membuat kita merasa terluka untuk waktu yang lama. Itulah hidup kita tak akan bisa menebak kapan waktu perpisahan itu datang. Ketika waktunya perpisahan itu datang mungkin kita akan harap bisa bertemu lagi di lain waktu dan kesempatan. Tetapi jika perpisahan yang datang adalah perpisahan selamanya akankah kita siap kehilangan seseorang yang berarti dalam hidup??
Biasanya ketika menjalani kehidupan kita akan bersikap biasa saja seperti tak akan ada apa-apa. Namun ketika perpisahan itu datang tiba-tiba, maka sejuta air mata pun tak akan bisa menghalanginya. Hanya sebuah penyesalan diakhir, mengapa kita tak sempat membahagiakan orang yang kita sayang dan membiarkan takdir menjemputnya :( menyesal adalah kata-kata terbodoh yang bisa kita lakukan.
Selagi seseorang itu ada maka itulah moment yang tepat untuk menghabiskan waktu bersamanya, membahagikan dan mencurahkan kasih sayang. Seseorang akan berarti bila ia ada disamping kita. Namun terkadang kita lalai, banyak waktu yang seharusnya bisa kita habiskan bersamanya tetapi kita menunda-nunda untuk hal lain.
Setiap mahluk didunia ini akan kembali kepada yang maha kuasa. Mungkin dengan kehilangan kita akan menghargai arti seseorang dalam hidup ini. Mungkin dengan kehilangan kita akan belajar bagaimana cara untuk menjadi pribadi yang kuat. Dan mungkin dengan kehilangan kita akan sadar bahwa didunia ini tak ada yang abadi. Nothing lasts forever :)
Renungkan apa saja yang telah kita lakukan dalam hidup ini. Apakah arti sebuah materi tetapi mengorbankan keluarga. The precious thing in my life is family. Hanya keluarga yang bisa menerimamu apa adanya, membuka kedua tangannya ketika dirimu terjatuh dalam lobang yang dalam. Hanya keluarga yag bisa tetap memelukmu erat ketika kau dalam kegagalan.
Perpisahan tak akan bisa diprediksi kapan datangnya. Bisa sekarang, besok atau lusa. Kapanpun itu mau gak mau kita harus siap. Siap dalam arti harus menerima semua takdir dengan ikhlas dan lapang dada. Namun apabila dapat memohon, aku ingin perpisahan itu datang ketika aku sudah membahagiakan orang yang kusayang. Amien ya Allah.
Sungguh menyentuh....ini yg aq alami skrg..smg aq sllu bs menghargai waktu dgn org* yg mengasihiq dan sllu aq kasihi..maafkan aq...smg aq mnjd pribadi yg lbh baik...Amiin!! Terima ksh tuk kisahnya...
BalasHapusTuk dr ryan thamrin...aq sungguh trlambat...detik terakhirmu mnjd detik terpanjang penyesalanq...smg qt brtemu d surga..Amiin
BalasHapusTuk dr ryan thamrin...aq sungguh trlambat...detik terakhirmu mnjd detik terpanjang penyesalanq...smg qt brtemu d surga..Amiin
BalasHapusSungguh menyentuh....ini yg aq alami skrg..smg aq sllu bs menghargai waktu dgn org* yg mengasihiq dan sllu aq kasihi..maafkan aq...smg aq mnjd pribadi yg lbh baik...Amiin!! Terima ksh tuk kisahnya...
BalasHapusis really touching into my heart..
BalasHapus